My Personal Diary

  • About Me
  • Contact
  • Random
  • Archive
  • RSS
banner

Selasa, 07 Agustus 2012

Aku ngerasa aneh dengan perasaanku sendiri ketika melihat wall facebook ku dengan sampul “Sekar (keponakan Anisa) dan pp Anisa.
Aneh aku ngerasa udah punya keluarga, yang sebenrnya belum punya, dan itu pun masih harapan dan do’a.

entah lah apa aku bisa bersama dia dan seperti apa yang aku bayangkan, hidup bersama, sederhana, bahagia.
Kini aku hanya bisa pasrah dengan keadaan yang aku belum mampu bahkan mungkin gak mampu. 
aku takut…. takut kalau nanti aku tuh gak bsia sama dia, gak bisa mulusin rencana yang udah direncanain.

kadang aku bilang sama diri aku sendiri, “apa aku ini pantas?, apa dia mau terima aku yang kayak gini?, apa dia tau kalau aku mempunyai kekurangan yang orang lain gak punya (cacat)?, apa dia yakin? apa dia bisa terima aku?” 

ah.. seharusnya aku tak pikirkan itu, bawa asik aja, bawa happy aja. tapi gak bisa loh. tetep aja gak bisa, aku gak bisa bawa perasaan ini buat dia nya cuma main-main, apa aku terlalu serius, dibutakan sama yang namanya cinta.

ah.. aku tuh kan awalnya gak kenal dia, bahkan sampai sekarang pun gak tau gimana dia, loh tapi kenapa hati akunya ngerasa deket banget. 
awalnya cuma sekedar kenalan, coba ta’arufan, bilang kanda, sayang dan…. nah loh…. pas aku shalat dan do’a mekipun jarang aku shalat inget terus…

eh, inget malem jum’at waktu itu, jam 2 malem gak tau kenapa pengen banget baca yasiin. biasanya juga males ini gak tau kenapa.
pas mau udahan “kun fayakun” (jadilah maka jadilah) inget dia, gak kerasa air mata netes ke Qur’an. sekejap aku diam gak bisa ngomong, jangankan baca lanjutannya, satu huruf pun aku tak mampu buat ucapin.

itu cuma segelintir saja, setiap mendengar adzan subuh aku selalu mikirin dia, gak tau kenapa, padahal aku tuh males buat shalat subuh dingin banget, tapi lagi-lagi inget dia. entah kenapa aku paksain kakiku ini buat ngelangkah. “aku takut kalau nanti aku bukan menjadi imam yang baik buat dianya” hanya itu yang terlintas jika aku inget watu subuh.

Hmm.. ko aku jadi nagis gini yah, ah cengen dasar… halooo doni..kamu laki-laki loh bukan perempuan :-P, terus kenpa kalau laki-laki gak boleh nagis karena perasaan, emnag apa sih doni yang kamu tangisin, gak tau aku gak tau apa yang aku tangisin aku hanya ngerasa sedih gak bisa sama dia, aku merasa takut kalau gak bisa sama dia, aku takut kalau aku gak mikirin dia, aku takut kalau aku berhenti sayang sama dia, aku takut aku takut.. aku takut kehilangan dia, hay doni bukannya kamu sayang sama dia? tentunya jika memang kamu ikhlas menyayangi dia kamu gak akan gini, ada pepatah bilang “didunia gak bisa sama2, maka diakheratlah akan berjumpa”, loh ko bilang gitu sih.. akujuga kan manusia. aku pengen sama dia hidup sama dia. Hmmm ya sudah tumpahin aja air mata bahagiamu itu yah don… jangan kalu pendem biar kamunya ngadu sama Tuhan… 

oh iya… aku boleh tanya gak (perasaan) kenpa kamu sayang sama dia… “Gak tau :-)” ikh.. >.< ko gak tau sih… :( “nah sekarang (perasaan) yang tanya, kenapa doni sayang banget sama dia?” Gak tau :-) “nah kan gak tau :-P” iya…

aku gak suka dia cantik, gak suka dia seksi, gak suka dia manis. aku suka dia bukan karena itu aku suka sama yang ada didalemnya (hatinya) meski aku tak tau seperti apa, tapi aku sayang sama dia dari itu…. terus apa namanya (perasaan) ? “gak tau, ya mungkin itu hati kamu yang udah yakin sih, udah saklek sama dianya” gitu yah…
emang aku ngerasa dia itu istri aku, apa aku berlebihan…? apa aku keterlaluan? 
Hmm…
aku gak mau berenti nih ngomongin dia, udah gak bisa aku luapin semua.. gak akan ada ujungnya… 
yah aku sekarang cuma yakin kalau dia juga sayangs ama aku, Pasrah sama yang Kuasa, gimana yang Maha Kuasa mau digimanain ini hati aku sama dianya. yang pasti aku minta ikatkan aku sama dia dengan ikatan yang Engkau Ridhoi, dengan ketulusan hati satu sama lain tanpa ada rasa kecewa satu sama lain ketika kami bertemu.
Oh iya aku boleh minta lagi gak, ini doa aku buat aku sama dia.

“Jika kami berjodoh maka ikatkanlah kami, jiak kami bukan jodoh maka jodohkanlah kami, jika kami jauh maka dekatkanlah kami, jiak kami dekat jangan pernah pisahkan kami. (Amiin).

makasih yah…. 
udah pegel ngetiknya, udahan dulu yah… nanti ngegalau terus ini lagi chatan sama dianya seneng akunya ^_^.

  • 9 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

[Masih] Merindukanmu

Selalu terlintas dalam benaku
Dirimu yang telah mengikatku


Kerinduan ini terus menggebu-gebu 
Akan sebuah rasa yang menginginkanmu 
berada disampingku


Aku tau engkau disana 
Jauh dari kelopak mataku


Tapi… 
Logika ku musnah 
ketika kerinduan ini menyapa
Seakan engkau begitu erat 
dalam jantung dan nadiku


Seaakan aku tak bisa lewati waktu tanpamu
Detik, Menit, Jam, Hari, Segala waktu
Engkau selalu ada dalam benakku
Bersipuh dalam hatiku


Kau goreskan kata 
“I Love You”


Dadaku yang utuh
Kini rapuh tanpamu
Tanpa senyum manismu 


Sayang…
Aku akan bersabar
Hingga waktu mempertemukan kita


[Jum’at, 15 Juni 2012]

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Aku Merindukanmu

Aku tak pernah lelah
Untuk merindukan kamu
Kerinduanku akan hadirmu
Yang selalu mengalir dalam nadiku

Rasanya…
Kerinduan ini takan pernah terhapus
Meskipun dengan berputarnya sang waktu

Entahlah…
Kemana harus aku luapkan kerinduan ini
Kamu yang jauh disana;
Aku merindukanmu

Rindu yang selalu ada untukmu
Hanya untukmu
dan Hanya kamu lah kerinduanku

[Jum’at, 15 Juni 2012]

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Prasangka Itu Muncul Lagi [Cemburu]

Tak ada kata lagi

Aku Cemburu

Aku  marah

Aku sebal

-

Kesabaranku sudah mulai terkikis

Tapi aku marah kepada siapa?

Apa lasannya?

Tak ada alasan

-

Kenapa itu semua harus aku lakukan

Karena aku pun tak bertanya kepadanya

-

Aku lebih baik diam

Tak mau banyak bicara dengan Prasangka-prasangkaku 

-

Meskipun benar 

Seharusnya aku bisa menerima

Karena aku sayang padanya

Berarti “Dia bahagia Aku pun Bahagia”

-

Tapi…

Tak bisa….

Aku Cemburu….

Hati ini sakit, Sangat sakit, Begitu sakit.

-

Aku tak mampu berbuat apa-apa

Aku pasrahkan Hati ini kepada Yang Kuasa

“Semoga engaku baik-biak saja”

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Aku Cemburu [Kupasrahkan pada Tuhan]

Ada kata “Sayang” terucap dari orang lain

Entah itu sungguhan atau pun hanya sebatas teman

Pikiranku selalu membentangkan  kata itu

Bukan dari ku anehnya

Tapi dari dia…

Dari orang lain yang aku tak kenal

“Ah hanya pikirku saja”

Terlintas demikian

Tapi…..

Hati ini yang tak bias dielakan  “aku cemburu” 

Cemburu karena aku sayang

Tapi aku sudah pasrahkan kepada Tuhan

Aku percaya….

Meski aku tak tahu tapi Tuhan maha tahu

Aku yakin…..

Dengan perasaanku kepadamu

Aku tak mau berprasangka buruk terhadapmu

Karena aku Sayang kamu bukan Cinta kamu

Sayang yang tulus dari Hati

Sayang Ikhlas atas Rahmat Tuhan untuku kepadamu

Memang tak ada yang bias aku lakukan

Aku hanya berdo’a

Tuhan Menjagamu seperti menjaga aku

Dan kamu menjaga Hatimu untuku

Seperti kamu menjaga dirimu

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Aku Ingin Dewasa

Ibu, Ayah….

Aku berlutut di bawah kakimu

Dengan berlinan air mata

Bukan karena duka atau pun luka

Melainkan air mata bahagia

Air mata masa depanku yang akan datang

Kini aku telah dipinang

Ijinkan aku untuk lepas dari sisi kalian

Lepaskan anakmu ini

Biarkan ayah dari anak-anakku yang menggekapku

Aku ingin dewasa seperti ibu

Ibu yang selalu menyayangi anak-anaknya

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Kamu

Kamu…

seorang yang membuatku dimabuk kepayang

saat mendengar suaramu, melihat senyum itu…

seorang yang bisa membuatku merasakan indahnya mencintai

tanpa paksaan, tanpa rayuan…

Kamu…

seorang yang dengan sekejap

biza membuatku bag putra raja

seorang yang dengan mudahnya membuatku

percaya pada tiap kata yang kau ucap

dan kamu juga…

seorang yang tak tau diri

ketika membuatku tersedu dipelukanmu

ataukah aku yang tak tau diri telah memasuki kehidupanmu?

yang ku tau…

kamu adalah seorang yang bisa membuatku kembali

menitikkan air mata bahkan saat aku menulis ini

Kamu…

terlalu misterius untuk diarungi,

kukenal namun tak kukenali..

hingga sampai pada waktunya,

semua sebataz bualan.

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Terlalu Jauh

Terlalu jauh untuk diharapkan

Terlalu jauh untuk diputuskan

Rasa yang telah terselubung dalam hati

tidak mampu untuk aku pungkiri

Bahwa aku mencintaimu, 

Menyayangimu, 

Mengasihimu, 

Merindukanmu

Rasa ini begitu hampa ketika engkau tak ada

Rasa ini seperti mati ketika engkau tidak berucap

Terlalu jauh

Terbentang jarak dan waktu

Satu harapanku

Satu permintaanku

Satu hatimu

Berikalah kepadaku

 © мυнαмαδ яoмδoиι ツ

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Dan Aku Mencintaimu

Kulukisa diamku pada kanvas malam

Tetap saja singgah bayangmu menengahi ruang kerinduan

Pada sepasang netra yang bergulat nanar

Menjelajah raut wajahmu

Ahh,

Purnama bersinar binar

Begitu datarkah kurentas sapa

Reinkarnasi membakar dada

Seraut lugu menyapu jelaga makna

Ranum bibirmu menengahi langit

Biduk kata menjuntai jumawa

Tegas kutatap paras bulan

Dan aku mencintaimu tanpa tanya

Bukan duka ku iba

Namun gejolak telah menjelajahi raga

Merasuk liar bagai api menyala

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Kau Salah

Kau salah….
Isakan Lukamu membuat luka bagi ku

Kau Salah….

Arimatamu membuat tenggelam diri dalam kepiluan
Kau salah….

Kekurangan nyawamu adalah kecacatan diriku
Ketiadaanmu dalam menyandang hati ini, hatiku seakan rapuh

Terasa langkah kaki ini hampa tanpamu

Seakan garis-garis jalan yang ku telusuri tanpa henti dan berujung.
Entah ini karmaku atau karma untukku

Yang aku takutkan ini karma dari mu
Tak bisa ku pungkiri…

Aku lumpuh tanpamu

Kembalilah kasih kepada singgahan hatiku

Untuk menyatu dalam hati

Untuk menelusuri garis-garis terjal yang menghadang dalam perjalanan kita.

Maafkan manusia bodoh yang telah melukai hatimu ini…..

©Dhonie Moch Romdhonie.

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Aku Yang Merindumu

Kini aku merindumu dalam alunan-alunan musik bernadakan cinta

Sebuah instrumen yang ku dengar dari alat musik sederhana

Mengingatkanku akan kindahan suara merdumu disana


Indahnya lekuk alat musik itu mengingatkanku pada dirimu

Semakin aku resapi nada-nada cinta yang berkumandang

Semakin pula aku merasakan kerinduan yang begitu mendalan


Engakau jauh memang dimataku

Namun begitu erat dalam nadiku


Yah begitulah…..!!!

Semakin rindu rasanya hati ini kepadamu

Kepada engkau kekasih yang jauh disana

Pujaan Hatiku….!!!


Mungkin cahaya matahari yang terbit dari upuk timur

Telah redup dengan berjalannya sang waktu yang berputar

Namun tentunya tidak untuk hatiku yang selalu merindumu,

Menyayangimu, mengasihimu yang terbentuk dalam sanubariku


Sebuah kata pendek namun begitu bermakna

sebuah kata “Cinta” yang aku rasakan dalam darah yang mengalir di tubuhku

Bersemayam dalam jantungku.


Bahkan terkadang aku tak bisa melupakanmu di setiap napasku

Apa kau tahu ini?

Apa kau rasakan ini?

aku disini yang selalu merindukanmu


“Kapan yah, kita bisa melepaskannya.. :?:”


Sebuah pertanyaan yang selalu aku lontarkan setiap waktu

Bukanpadamu

Tapi apad sang rembulan malam

Yang selalu menemani kesendirian

Kepiliuan dalam diri yang merindumu


Kadang kau berpikir bahwa

Aku ini GILA

GILA akan dirimu

Akan Cintamu


Rindu ini begitu menjeratku kasih

Seaakan aku tak bisa melepaskannya

Ikatan hatimu yang begiiiitttuuuu… kuat 

Membuat aku tak mamp tuk meraih tali-tali yang lain


Hati ini tak bisa terikat oleh mereka yang ada dihadapanku

Rupanya aku memang tak mampu untuk melepaskanmu,

Melupakanmu, menghindarimu.


Tuhan Telah berkata lain tentang hati ini

Hati ini sudah digoreskan ukiran Namamu

Bukan dengan pena

Melainkan dengan Baja

Yang takbisa ter-robohkan oleh senjata


Inilah Kerinduanku

kerinduan yang ada dalam hatiku kepadamu.

I LOVE YOU

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Siapa Aku

Siapa aku?
Seperti apa aku?
Bagaimana aku….?


Kenapa terlintas beitu saja….!!!
Pertanyaan-pertanyaan aku lontarkan pada masalalu,
Untuk menjawab masa depan
Yang takan pernah aku tahu akan seperti apa dan bagaimana….


Sungguh aku tak menyangka
Hidupku sedemikian rupa,
Tak semulus yang aku kira


Jurang,
Batu-batu besar menimpa
Seakan menjadi bencana…
Menghadang sebuah tujuaan… 


Siapa aku?
Seperti apa aku?
Bagaimana aku?
Jadi apa aku?
Kemana aku?
Apa tujuanku?

Semakin tak kupahami diriku ini….

  • 11 months ago
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Portrait/Logo

Disinilah langkah kaliku aku kontaikan dengan sebuah kata dan coretan-coretan. Entah itu Bahaigia, Duka, mapun Lara, aku tumpahkan pada sebuah coretan ini.

Twitter

loading tweets…

See more →
  • Quote via jinhebat
    “Sampai kamu jemu, sampai kamu jera, sampai kamu membuka hatimu. Dan saat itu kamu tahu aku bersungguh-sungguh…”
    — @NyiPede
    Quote via jinhebat
  • Photo via jinhebat

    Rodo Edan, hahaha…. | #Oleh.nemu.disini

    Photo via jinhebat
  • Photo via cyrilrolando

    I can’t stand this rage in me,
    to be overgrown with this fire,
    The wrath is bruising inside,
    The fury suffuses my vision,
    It’s so hard to stop...

    Photo via cyrilrolando
  • Quote via jinhebat
    “Mungkin kekhawatiran dan ketakutan itu memang ada, sudahlah…
    Kini, bolehkah aku menyayangimu…??
    ”
    — Om Jin
    Quote via jinhebat
  • Post via jinhebat
    #3 Kata Hati - MAAF

    Kata Hati :»

    Jadilah pribadi PEMAAF,

    mudahkanlah diri Anda dalam MEMAAFKAN,

    semudah Anda MENCINTAI pada pandangan...

    Post via jinhebat
  • RSS
  • Random
  • Archive
  • Mobile
Effector Theme by Pixel Union